Jumat, 08 Juli 2011

Sapaan Pagi-2

Sapaan Pagi:


Nomor 1: Silaturahmi
Silaturahmi adalah sikap ingin menyelamatkan diri dan pihak lain. Dia adalah ibadah membuka peluang bertambah usia (karna dikenang jasa+kebaikannya) dan pula membuka peluang pintu rizki.

Dia adalah ibadah tak terbatas ruang & waktu. Kunjungan, sapaan/nasihat/tuntunan, "sasalaman", memaafkan & memintakan maaf serta mendoakan rahmat Allah bg sesama muslim adalah bagian dari bentuk2 silaturahmi.

Ya, menyelamatkan apa dan siapapun dg cara apapun (yg Allah rido). Ya, mudah2an kita menjadi ahli silaturahmi...

No.2: WAKTU
Siapakah pemilik waktu? Ah, ga usah dijawab. Jgnkan waktu, apapun yg mempertanyakan pemilik mk jwbnnya hanya satu, Allah swt.

Peringatan Allah swt ttg waktu begitu banyak. Ada allail (malam), adh-dhuha, al-fajri (fajar/pagi), al-'ashri, dsb. Seolah di setiap detik, Allah ingatkan kita ttg waktu.

Allah Maha Tahu akan apa yg seharusnya dilakukan oleh manusia selama/waktu mereka di dunia. Hingga akhirnya waktu kita habis. Hingga akhirnya dtg waktu kita istirahat di barzah (kubur). Kemudian akan tiba waktu kita di bangkitkan lalu dihisab di yaumil kiamah. Dan ujung dari perjalanan kita adalah dua tempat di kampung akhirat, Surga atau Neraka.

Ya, waktu.
Dia terus berjalan.
Kita diam, dia tetap berjalan.
Kita sia2kan, dia tetap berjalan.
Kita manfaatkan, diapun tetap berjalan.
Waktu tak pernah berhenti...

Sahabat sekalian,
Maafkan saya jika selama ini selalu berkirim pesan yg mungkin telah mengganggu waktu sahabat sekalian. Atau bahkan pesan2 saya malah merusak ketenangan sahabat semua.

Terimakasih atas waktunya. Semoga Allah swt memaafkan dan menghapus segala kesalahan kita, hingga kita HANYA memiliki nilai2 positif saja nanti di sana (akhirat).

No. 3: NILAI yg MENGANGA
Selalu tersedia hidangan Alloh di setiap saat di hidup kita. Hidangan yg sejatinya semakin membuat kita dekat kepada-NYA.

Selamat memanfaatkan segala fasilitas yg Alloh berikan...

No. 4: MEMBERI
Ingin membangun kebersamaan yg kokoh? Gampaaang...

Cukup berniat dan melakukan utk "memberi kebaikan" maka kekompakkan akan menjelma bagai raksasa di abad XIV (hehe, siga nu apal weh nya abdi...).

Mangga atuh, wilujeng bershadaqoh (setiap perbuatan baik adalah shadaqoh).
Ngeeeeeeng.... Bret bret bret.

No. 5: RIDO
Mudah2an Alloh ridoi kita...
Walaupun dg ibadah seadanya.
Walaupun kelalaian mungkin masih dilakukan.
Ah, pokonamah da keukeuh palay diridoi Alloh SWT. Hehe...

No. 6: SUJUD
Sejatinya di setiap jengkal tanah adalah tempat kita utk bersujud. Sujud dlm pengertian tetap dlm keadaan mengabdi, merendah dan penuh syukur. Ya, semua tempat adalah tempat kita bersujud ke haribaan Ilah Rabbi...

Nomor 7;
Iblis adalah nama makhluknya. Ia memiliki sifat syetan, yakni al-Bu'du minal khairat (menjauhkan utk berbuat baik).

Oleh karena itu, segala perbuatan buruk pasti dtg dari iblis. Dia selalu berusaha utk merusak amal soleh hamba yg beriman.

Cara dia merusak kita adalah melalui 4 hal, yaitu:
1. Memanfaatkan Jin
2. Memanfaatkan manusia
3. Memanfaatkan binatang piaraan (hobby/karesep)
4. Memanfaatkan apapun

Tujuan utama dari godaan Iblis antara lain adalah:
1. Kemusyrikan kita
2. Sombong (menolak kebenaran)
3. Takabur (merasa lebih hebat)

Gejalanya antara lain adalah:
1. Malas;
2. Ragu2;
3. Buruk sangka;
4. Cemburu;
5. Mudah tersinggung.

Akibat jk tergoda antara lain:
1. Musyrik (paling parah)
2. Tidak ikhlas (amal solah jd tertolak)
3. Maksiat (bisa mengakibatkan kita mnjd manusia yg muflish/bangkrut di akhirat)

Semoga Allah swt melindungi kita dari godaan dia melalui keempat hal tadi.

No. 8: keimanan
Keimanan itu penting karna ia menjd penyebab kebernilaian niat, sikap dan perilaku kita.

Gara2 keimanan maka seseorg tdk mungkin korupsi, berbuat jahat, merusak, khianat, dsb. karena ia beriman akan adanya Hari Pembalasan.

Gara2 keimanan maka seseorang tdk mungkin "ngedul", "ngalamun" dsb. karna dia tau bhw Allah menyediakan rizki yg hrs dijemput dg kerja keras.

Gara2 keimanan

No. 9: kerikil
Motor akan maju. Stang dibelokkan guna menghindari batu yg agak besar. Eh, sorodot mau jatuh. Kaki menahan. Rem tangan ditekan. Alhamdulillah tidak sampai jatuh. Yah, pas ditengok teh ban depan yg berbelok "ngageleng" batu kerikil...

Hmmm, ternyata hal kecil nu teu kaperhatikeun nu hampir & bisa membuat kita celaka.
Jd, tataplah secara utuh agar semuanya "terkemot". Dlm hal apapun, semua unsur yg akan/sedang dijalani harus terkaji secara utuh. Demikian ikhtiar optimal seorang pribadi yg masuk dlm kriteria "pribadi bersyukur".

Semoga Alloh ridoi kita.

No. 10: Muhasabah Anugrah
Mungkin hari ini ada harapan atau target yg tdk terpenuhi yg kemudian mengganggu pikiran dan perasaan kita.

Biarlah itu, toh sudah terjadi. Sebagai hamba yang beriman, kita yakin akan takdir ini bukan karna Alloh ingin membuat kita susah. Tp dg hati yg terbuka, mungkin ada sesuatu bisa dipetik utk membuat kita makin maju di masa datang.

Ya Alloh,
Terimakasih atas semua rizki yg telah ENGKAU sajikan utk kami. Berilah kami kekuatan utk tetap menjadi hamba-MU yg bersyukur.

No. 11: rencana
Saat rencana tak terlaksana lalu harapan tertunda, jengkelkah kita? Masih kesssellll? Tidak, tdk perlu jengkel bin kesel karna sesungguhnya Alloh punya rencana lain utk kita...

Alloh memberi peringatan akan perlunya memikirkan seluruh kelengkapan rencana2 kita. Hal lain adalah, Alloh menguji kesungguhan ikhtiar kita hingga akhirnya kita tetap bernilai di sisi-NYA.

Mangga ah, wilujeng wayah kieu. Mugia Alloh nangtayungan urang sadaya.

No. 12: shalat
Setahun sebelum Rasulullah saw hijrah ke Madinah, Beliau dilanda kesedihan yg luar biasa yakni meninggalnya pamannya (Abu Thalib) dan istrinya (Khadijah r.a.) secara berturut-turut.

Pamannya adalah tokoh yg disegani oleh kaum kafir Quraisy. Rongrongan/gangguan dakwah pd Nabi saw terhadang oleh rasa hormat kaum kafir Quraisy kpd ketokohan Abu Thalib.

Sedangkan Khadijah adalah istri yg terhormat yg hidup dari keluarga yg mengetahui "sisa" ajaran Nabi Isa as. Khadijah adalah istri yg tampil sbg sosok yg menentramkan & pendukung setia bagi Nabi saw dlm menegakkan & menyebarkan risalah Islam.

Bersedihlah Nabi saw saat "pelindung" dan "penentram"nya meninggal dunia. Boleh jd, Beliau saw merasa kehilangan pegangan utk melanjutkan dakwahnya. Bahkan mungkin, hadir "kekhawatiran" yg teramat sgt akan bertambah besarnya ancaman dari kaum kafir Quraisy.

Mungkin, Beliau sgt gusar saat realita hrs berhadapan dg tugas2 yg diembannya. Di hadapannya, ada kelompok besar nan kuat serta terpandang dlm jabatan dan kekayaan yg SANGAT MENENTANG dakwah2nya. Mereka adalah kelompok yg tidak menyukai ajaran Islam. Di sisi lain, 9 tahun sudah Beliau sebarkan risalah Alloh dg berbagai kelezatan mengamalkannya. Keyakinan akan adanya Alloh swt telah sangat besar dan tertancap dlm diri Beliau. Beliau menikmati keimanannya kpd Alloh dan pula menikmati al-Islam dlm kehidupannya. Sehingga tantangan/ancaman tdk membuatnya berhenti mendakwahkan al-Islam. Gusar hatinya saat harus ditinggalkan dua sosok yg sgt berpengaruh dlm hidupnya. Pelindung & Penentram jiwa raganya telah tiada.

Allohuakbar.
Terjadilah Isra Mi'raj di mana Nabi Muhammad saw bertemu langsung dg Alloh. Seakan Alloh ingin menunjukkan ttg keberadaan-NYA selama ini.

Subhaanalloh,
Inilah Pelindung & Penentram yg kekal. Bahkan DIA Maha dari segala Maha. Bukan hanya Maha Melindungi, tapi juga Maha Mengatur, Maha Kuasa, Maha Menentukan, dsb. Bukan hanya Maha Menentramkan tp juga Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Penuntun, Maha Menunjukkan, Maha Mengetahui, Maha Adil, Maha Bijaksana, dsb.

Ya, peristiwa Isra Mi'raj adalah perjumpaan yg membuat Nabi saw OPTIMIS karena yakin akan adanya Alloh swt. Perjumpaan yg meyakinkan akan adanya balasan bagi setiap perilaku. Perjumpaan yg memantapkan SEMANGAT utk menyebarkan tuntunan Alloh kpd segenap manusia. Peristiwa Isra Mi'raj benar2 sangat menghibur Beliau dari kesedihannya. Dan, akhirnya Beliau saw senantiasa bisa berjumpa dg Alloh swt melalui shalat (ash shalatu mi'rajul mukminiin = shalat adalah mi'rajnya org beriman).

Shalat,
Inilah perintah ibadah yg langsung diterima Nabi saw dari Alloh.

Shalat,
Inilah perintah yg sejatinya menghibur semua org yg beriman tatkala dilanda kesedihan.

Shalat,
Inilah ibadah yg sejatinya menumbuhkan keyakinan akan perjumpaan dg Alloh Yang Maha Kuasa. Ibadah yg menumbuhkan ketentraman, optimisme dan semangat menyebarkan/merawat dan menegakkan ajaran Islam dlm kehidupan.

Semoga Alloh swt memberikan kekuatan kepada kita utk menjadi ahli shalat.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar