Masih repot dan akan terus repot dlm dinamikanya msg2. Itulah isi kehidupan. Sengaja ada utk melihat kualitas keimanan kita, hingga akhirnya kita raih rido-NYA.
Al-Quran menyabutkan "Faidza faraghta fanshab". Ya, inilah semangat tanpa henti dlm beraktivitas, yg kemudian di abad modern ini dikenal dg istilah "kaizen". Artinya, sejatinya umat Islam lebih maju dg pesan dari satu ayat dlm al-Quran tadi. Wuuuh, apatah lg jika keseluruhan ayat teraplikasi dlm kehidupan, waaah apa kata dunia??
Kita yg punya konsep. Kita yg diberikan hidayah. Kita yg membaca pesan اَللّهُ. Kita yg membaca Al-Quran. Eeeh, kita pula yg tak maju. Heuheu, jadi malu ah...
"Kaizen". Penemuan modern abad ini dlm manajemen. Prinsip kerja yg terus menerus walau kecil/sedikit.
Islam, mengenal prinsip itu melalui tuntunan al-Quran dan hadits nabi.
"Dan jk kamu telah melakukan suatu pekerjaan, lakukanlah yg berikutnya" (Q.S. Ali-nsyirah:7).
"Salah satu amal yg utama adalah yg dawam (terus menerus) walaupun sedikit" (Al-Hadits).
Lalu, tidakkah kita bangga dg risalah ini yg secara ilmiah terus terbukti.
Haruskah umat penyandang risalah ini terperangah oleh penemuan bukti kebenaran al-Islam.
Cukupkah kita hanya bangga lalu bilang, "Tuhkan, al-Quran teh bener. Muhammad saw teh hebat..."
Hmm, mulainya dari mana ya utk unjuk gigi? Siganamah ini nih, "Lakukan yg kita baca dari al-Quran & tuntunan Nabi saw." Yu ah, ulah ngan saukur ngaji tanpa mengabdi. Heu...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar