Senin, 23 Agustus 2010

Islam Pilihanku

‎​بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمَِ

Alhamdulillah kita berkesempatan saling menasihati dan mengingatkan untuk takwa melalui apapun yg اَللّهُ sajikan dlm kehidupan kita.

Sahabatku yg mulia,
Betapa اَللّهُ sangat ingin kita masuk ke surga-NYA. Betapa اَللّهُ ingin membuat kita bahagia. اَللّهُ ingin kita hidup tentram, tenang, ceria, semangat, mulia, berharga dsb. Oleh karena itu, DIA memilih diantara manusia sbg utusan-NYA untuk mengenalkan DZATNYA dan mengajarkan ajaran-NYA. Kita menyebut manusia pilihan اَللّهُ itu adalah rasulullah.

ان نحن الابشرمثلكم ولكن الله يمن علي من يشاء من عباده

"Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi اَللّهُ memberi karunia kepada siapa yg DIA kehendaki diantara hamba2NYA" (Q.S. Ibrahim:11)

DIA berikan ajaran-NYA kepada para utusan itu untuk disebarluaskan kepada umatnya. Dengan cara seperti itu, manusia dapat kembali masuk ke surga-NYA.

ولقدبعثنافي كل امة رسولا
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap2 umat" (Q.S. An-Nahl:36)

Demikian hal yg terjadi pada diri Muhammad. Dia rasul untuk manusia yg hidup sejak tahun 611 M. sampai kiamat nanti. Dia manusia terakhir pilihan اَللّهُ swt. Dialah yg mendapat didikan dan pengarahan dari اَللّهُ Rabbul 'Aalamiin. Dialah yg tau cara beribadah dan rumusan semua aktivitas manusia supaya bernilai ibadah. Melalui wahyu2-NYA, اَللّهُ mengarahkan manusia untuk masuk kembali kepada tempat dimana manusia pertama diciptakan-NYA dulu. Surga, itulah tempat tinggal manusia.

وماارسلنك الارحمةللعلمين
"Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahma bagi semesta alam" (Q.S. Al-Anbiya:107).

Shahabatku para mujahid,
Manusia yg hidup setelah kerasulan Nabi Muhammad saw, wajib tunduk pada iradah اَللّهُ. Tidak ada kecuali. Semua manusia YANG PERCAYA kepada اَللّهُ wajib tunduk pula kepada Nabi Muhammad saw. Segala apa yg tertulis dlm wahyu2-NYA, Al-Quran, wajib tegak di muka bumi ini. Sunnah yg shahih dari Nabi Muhammad saw wajib mempribadi pd SELURUH manusia. Mentaati Nabi Muhammad saw sama dengan mentaati اَللّهُ. Mereka yg taat pd اَللّهُ, pasti mentaati titah perintah dan contoh Nabi Muhammad saw.

من يطع الرسول فقداطع الله
"Barangsiapa yg menta'ati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menta'ati اَللّهُ" (Q.S. An-Nisaa:80)

Sehingga, tunduk dan patuh pd Nabi Muhammad saw sbg rasul, itulah yg harus dilakukan oleh manusia yang hidup saat ini. Dimanapun dan apapun dia, tanpa kecuali SEMUAnya wajib tunduk pd ketentuan-NYA. (Q.S. An-Nisa:64).

Shahabatku para mujahid,
Fikiran dan perasaan kita dewasa ini kerap bertarung dg fikiran dan perasaan org lain. Manusia2 pintar di jagat raya menuangkan ragam gagasan yg kadang menjejali fikiran dan perasaan kita. Tolok ukur kebenaran perilaku sering tak bermuara dari tuntunan Nabi Muhammad saw, bahkan di tengah2 keterbatan kita, kadang kita sok tau akan apa yg kita lakukan. Kita berbuat tanpa tuntunan maupun pendapat2 manusia2 yg diakui intelektualitasnya. Kita berbuat menurut hawa nafsu.
Padahal, KALAM siapa yg terbaik selain kalamullah, Al-Quran yg mulia. Al-Quran adalah peringatan bg seluruh alam (Q.S. Al-Qalam:52). Oleh karena itu, seharusnyalah ia menjadi pedoman hidup manusia (Q.S. Al-Jaatsiyah:20).

Sahabatku,
Kita beruntung saat ini masih dapat menyimak wahyu2 اَللّهُ dg mudah kita. Mudah kita baca dan mudah kita pelajari. Tidak seperti Nabi kita saat menerimanya dulu (Q.S. Al-An'am:19), begitu berat dan sangat melelahkannya. Kita berbahagia karna wahyu2 itu dipelihara kemurniannya oleh اَللّهُ swt (Q.S. Al-Hijr:9) sehingga hanya manusia yg tidak beriman pada Allah-lah yg menolaknya. Dan hanya manusia bodohlah yg masih ragu menerimanya (Q.S. As-sajdah:23), manusia yg tidak mau diuntunglah yg membiarkan hidupnya tanpa tuntunan ilahi Rabbi (Q.S. Al-Baqarah:2).

Shahabatku teman seperjuangan,
Kita semua berbahagia dipersatukan dalam keluarga besar madani. Keluarga yg mengusung keimanan, sehingga kita bersatu dlm naungan al-Islam. Artinya, kita menjadi keluarga besar para nabi. Ya, اَللّهُ menyebut mereka yg mengikuti ajaran para rasul-NYA dlm kata MUSLIM (Q.S. Al-Hajj:78). ISLAM-lah yg diridoi-NYA (Q.S. Ali-Imran:19 dan 85).

Sahabatku para mujahid,
Kita bahagia dg Islam yg kita pilih serta yg paling membahagiakan adalah kita dipilih اَللّهُ untuk mudah menerima al-Islam yg sempurna ini (Q.S. Ali-Imran:20). Dengan cara seperti inilah, اَللّهُ menghendaki manusia masuk ke surga-NYA asalkan kita memilih al-Islam. Sungguh, kita pasti masuk ke surga-NYA kelak karna pilihan kita sesuai dg yg diturunkan اَللّهُ swt.

ربنااننا سمعنامنادي ل الايمان ان امنو بربكم فامنا

Semoga iman ini tetap terpatri bagi kita semua.

Mudah2an, paparan yg sederhana ini (taushiyah) menambah keyakinan kita akan benarnya pilihan kita terhadap ajaran yg berasal dari اَللّهُ, PEMILIK JAGAT raya ini.

Sekian, mohon maaf atas kesalahan. Semoga اَللّهُ ridoi kita semua. Amiin.

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Catatan:
Mohon maaf tdk semua ayat ditulis ayat maupun artinya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar