Hasil penelitian di Kanada
Orang yg mengalami gangguan pendengaran kebanyakan akan memiliki kemampuan pd indera lain yg lebih tajam, biasanya pd indera penglihatan.
Jd, ibu2 yg mata duitan itu pertanda pendengarannya terganggu. Mangga parios ka dokter gigi geura.
Kitu tah informasi siang ieu mah. Atos heula nya, abdina bade bobo heula.
2. Teman2, telinga kita teh unik da. Keunikan bentuk telinga pd setiap manusia ternyata sgt bermanfaat. Tah, di masa mendatang, bagian tubuh yg jarang diperhatikan itu diyakini bisa menggantikan peran sidik jari utk mengenali identitas seseorang. Sehingga alat sensor di bandara akan ditujukan pd telinga yg relatif tdk mengalami banyak perubahan sok sanaos parantos sepuh.
Janten, mulai sekarang mah sok ah sing rajin beberesih telinga teh. Jgn ngerakeun bangsa di dunia internasional.
Sakitu heula ah nya?
Tah ayeuna mah abdi bade siap2, bobo...
3. Hubungan antara kesehatan & prestasi akademis: "Semakin bagus prestasi & peringkat seseorang di kelasnya maka ia memiliki kesehatan yg lebih baik," ujar penulis studi Dr Pamela Herd, profesor sosiologi dari University of Wisconsin di Madison (Madani), Cipeundeuy Kabupaten Bdg Barat. "Hal ini terjadi karena adanya persamaan karakteristik psikologis", tambahnya.
Kitu tah cenah. Jadi, kpd bp/ibu guru tolong buatlah semua siswa memiliki prestasi & semuanya jd rangking satu. Peupeujeuh, jadikan mrk jd rangking satu, semuanya! Dg cara itu, bp/ibu guru telah menjaga kesehatan anak Indonesia. Jd, kalo dokter mah memeriksa anak yg sakit, tah guru mah membuat anak menjadi sehat.
Atos heula nya, abdina bade bubu...
4. Telinga berdengung
Telinga berdengung bisa terjadi karena terus2an mendengarkan suara bising. Beberapa jenis terapi bisa mengatasi gangguan tsb, salah satunya dg mengalirkan listrik ke membran telinga. Itu kata Dr. Ralph Holme.
Jgn coba2 resep Dr. Ralph ini diberikan kpd penderita "susah taat" pd nasehat2 yg didengar dari agamanya baik dari al-Quran, As-Sunnah, dari para ulama, dan dari para ustadz penyeru risalah Nabi saw. Mrk yg "susah taat" ga usah disetrum, ya...?
Sakitu heula nya? Abdina bade...
5. Tidur
Kurang tidur bisa berakibat fatal jika jadi kebiasaan. Remaja yg jumlah jam tidurnya sgt sedikit cenderung depresi bahkan punya pikiran ingin bunuh diri.
Menurut Gangwisch, kecukupan tidur akan mempengaruhi bgmn otak merespons sesuatu & menangani stres. Kurang tidur juga akan mempengaruhi pengambilan keputusan & tingkat konsentrasi.
Kebiasaan kurang tidur akan membuat seseorang tampak lemah, lesu & tidak bersemangat. Mulai 2010, jadikanlah tidur cukup selama 8-9 jam sebagai resolusi untuk memulai hari dg lebih semangat. Ingat, 8-9 jam ulah langkung teuing bilih seueur waktos nu kapiceun...
Tah ayeuna, yu ah urang ...
6. Marah
Ada ungkapan semakin tua orang semakin galak.
Banyak kejadian orangtua yg mendadak berubah galak dg bertambahnya usia meski sebelumnya ia adalah orang yg ramah & tidak mudah marah. Seseorang akan semakin sedikit tertawa & tersenyum seiring dg pertambahan usianya. Dan menurut studi terbaru, orang memang akan mudah marah & sering mengeluh saat memasuki usia 52 tahun.
Selain itu, usia juga ternyata menyebabkan orang kehilangan rasa humorisnya.
Rata-rata partisipan di atas usia 52 tahun hanya mampu menanggapi 2 lelucon, bahkan 14 persen tak menanggapi lelucon sama sekali.
Rasa humornya akan semakin rendah dg pertambahan usia.
Duh, jd kalo anda memiliki salah satu ciri berikut ini:
1) mudah marah
2) sering mengeluh
3) jarang humor
tahhhh berarti usia anda sebenarnya sudah menginjak 52 tahun atau lebih dari itu ya?
Beu...kitu nyah??
Welojeung merenungg.
7. Jantung
Orang yg memiliki jantung sehat ciri2nya adalah:
1) Memiliki tekanan darah normal, yakni memiliki sistolik (batas atas saat jantung kontraksi) 120 mmHg & diastolik (batas bawah saat jantung relaksasi) 80 mmHg atau sering disebut 120/80 mmHg.
2) Memiliki total kolesterol normal yakni di bawah 200 mg/dl dan tinggi jika di atas 239 mg/dl. Jumlah kolesterol LDL (jahat) harus di bawah 150 mg/dl. Jumlah kolesterol HDL (baik) harus di atas 35 mg/dl. Jumlah kadar trigliserida harus di bawah 200 mg/dl.
3) Denyut jantung normal
Pada orang dewasa yg sehat, saat sedang istirahat maka denyut jantung yang normal adalah sekitar 60-100 denyut per menit (bpm).
Untuk mendapatkan nilai denyut jantung maksimal dilakukan dengan cara mengurangi angka 220 dengan usia. Misal usianya 40 tahun, maka jumlah maksimalnya adalah 180 bpm.
4) Memiliki berat badan normal dan waktu tidur yang cukup.
Rasa letih akibat kurang tidur bisa menghambat poduksi leptin atau hormon penekan nafsu makan, sehingga porsi makan jadi tidak terkontrol. Jika berat badan sudah tak terkendali, risiko serangan jantung bisa muncul sewaktu-waktu.
Nah teman2, mangga parios ku nyalira. Terutami point nomer 3. Derrr ah...
Sakitu heula nya, abdina biasa heula...
8. OG
Jumlah penderita gangguan jiwa seringkali tak sebanyak angka sebenarnya. Sebagian dokter memang tidak berani untuk mengatakan seseorang mengalami sakit jiwa.
Meski dibekali ilmu psikiatri, tidak mudah untuk menegakkan diagnosis gangguan jiwa karna hal itu sama saja dg melabeli orang dg stigma negatif, misalnya gila & tidak waras.
Hanya saja, efek yg muncul akibat itu ternyata cukup panjang spt munculnya keraguan & sedikitnya kepercayaan diri yg dialami manusia. Nah, apakah anda termasuk pd org yg ragu thd keberanian berpendapat melalui tulisan2 anda? Hmmm... Anda salah satu dari calon pasiennya dong.
Kitu heula ah nya. Tos sonten, abdina bade...
9. Bahagia
Para peneliti di Australia meneliti mengenai hal2 yg bisa membuat seseorang merasa bahagia. Diterbitkan dalam jurnal The Psychological Science. Apa saja hasilnya?
1. Gaya hidup yg sehat.
2. Bisa menyemat mimpi.
3. Mampu menaruh angan & tujuan hidup yg masuk akal.
4. Percaya bahwa dirinya bisa merealisasikan tujuan & harapannya.
5. Penuh cinta & kesukaan.
6. Memiliki kehidupan sosial yg sehat.
7. Memiliki pasangan hidup yg tepat & sepadan.
Para penulis dari peneliti tersebut menyatakan bahwa poin nomor 7 itu merupakan kunci dari poin2 yg lainnya. (Karunya nya nu teu acan nikah...?)
Uniknya, kesejahteraan & kepenuhan dalam segi harta tidak dimasukkan dalam "bahan baku" kebahagiaan seseorang. Karena menurut para peneliti, uang hanya bagian atau komponen & konsekuensi dari poin 5 (pemenuhan pekerjaan favorit), dan uang sendiri tdk memengaruhi kebahagiaan.
10. Emosi
Ada teori psikologi umum yg menyatakan bahwa 'ventilasi' emosi lebih baik utk kesehatan mental ketimbang membiarkannya tetap terkunci alias dipendam.
Berteriak, marah, curhat, atau konsultasi adalah kegiatan yg "baik" secara psikis.
Mangga bilih bararade "gogorowokan" di tempat umum, cobian geura. Pasti ngemplong dari derita psikis.
Atanapi bilih bade ambek2an, mangga deuih. Sok tah "seuseulan" tukang beca, tukang sayur, supir angkot. Oge marahin aja tuh orang yg sedang nabung di Bank, yg sedang ngajar di kelas, yg sedang ceramah, yg sdg nonton TV atau yg sedang masak, termasuk nu ngirim broascast ieu. Hehe...
Okey, selamat mencoba.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar