Lebih mudah mengisi gelas yg kosong, kita dapat mengisinya dg air sesuka hati.
Namun, bgmn cara merubah gelas yg telah berisi air?
Demikian kiranya kita temukan sulitnya merubah otak yg telah berisi ragam informasi/ilmu pengetahuan. Otak yg melahirkan buah fikir yg kemudian menjelma dlm sikap, lisan maupun perbuatan. Ya, ketiga hal itu diawali dari informasi yg tersimpan di memory otak.
Itulah sebabnya, betapa rumitnya merubah kebiasaan. Ya, tidak mudah menanamkan motivasi karna semua org memiliki persepsi yg berasal dari memorynya itu.
Jd ketika kita ingin merubah seseorg, masalahnya ada pd memory otak sehingga di kalangan tertentu ada istilah "cuci otak".
Cuci otak artinya minum detergen? Oh tentu bukan. Atau ngeueuman mastaka? Sanes deuih eta ge. Cuci otak dimaksudkan utk mengHapus semua memory. Otak diFormat lalu di-Install ulang dg software yg up to date.
Jika hal itu blm berhasil merubah tradisi karna memory otaknya sudah rusak atau penuh (heurin ku panyawat), ah mungkin cara terakhir adalah "AMPUTASI".
Uh, jangan sampai diamputasi dong, ntar "NINUT" atuh...
Salam Ceria,
Ayi.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar