Senin, 11 April 2011

tugas utama orangtua

TUGAS UTAMA DARI ORANG TUA

Oleh: Rohidin

Menjadi orangtua adalah sebuah kedudukan di mana ia memiliki anak yang berada di dalam asuhannya. Anak kandung, anak angkat, anak didik maupun anak yang berada dan bersama-sama dengan kita, mereka adalah manusia kecil yang akan mengarungi kehidupannya sendiri. Kehidupan yang sarat dengan dinamika, suka maupun duka, manis maupun pahit, sehingga orangtua perlu membantunya sehingga mereka menemukan cara yang tepat dalam menghadapi ragam persoalan di kehidupannya.

Seringkali orang beranggapan bahwa yang disebut anak adalah anak kandung, dan bukan anak yang lain sehingga muncul istilah yang “mengerikan” seperti anak tiri yang kemudian memposisikan si kecil terpisah dari orang dewasa yang berada di sekitarnya. Padahal sekali, kalau disepakati pengertian anak seperti di atas, niscaya kehadiran seluruh manusia kecil ini, akan diperlakukan sebagaimana mestinya.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh orangtua bagi anak-anaknya itu. Apakah ia bertugas untuk melindungi? Tapi kenapa pada saat tertentu si anak justru jatuh di saat dia bermain dengannya. Atau, apakah memberi makanan merupakan menjadi tugas orangtua? Namun, kenapa kadang-kadang makanan yang dimasak atau yang disediakannya tidak dimakan oleh anak-anaknya? Atau, apakah orangtua wajib menafkahi anak-anaknya? Tapi, tidak semua keinginan anak-anaknya dapat disediakan dan dipenuhi oleh orangtuanya. Mendidik? Juga tidak semua pendidikan dari orangtua, kemudian dengan mudah menjadi karakter dan kepribadian anak. Malah ada anak yang ketika diberikan didikan namun hati mereka lalai dan menolak Lalu, apa yang menjadi tugas orangtua yang sesungguhnya sebab ternyata anak-anak kita tidak dapat kita lindungi, dan seterusnya...?

Tugasnya : memelihara aqidah

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan (Allah) sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar". (Q.S. Lukman:13)

Artinya : Adakah kamu hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya." (Q.S. Al-Baqarah:133)

Kasih sayang : memberi kebaikan sehingga meringankan beban fikiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar